Senin, 05 Maret 2012

Sekali Bersahabat Tetap Sahabat

Aku sudah lama tidak bertemu Rita. Sahabat mulai dari SD. Sekarang kami jadi satu tempat kerjaan. Kami menjadi pelayan rumah makan terkemuka di kota Madura. Dulu kami berpisah saat kami sama-sama lulus SMA. Sekarang aku bertemu dengannya lagi. Meski rinduku sangat mendalam, aku sedikit merasa kecewa. Rita yang sekarang sangat berbeda dengan Rita yang dulu. Rita yang dulu begitu alami dan manis. Sekarang aku selalu melihatnya dengan wajah penuh make up tebal. Dan setauku dulu rambutnya panjang indah. Sekarang dia selalu memakai wig. Dia selalu memakai parfum yang menyengat hidung. Setiap aku bertemu dengannya aku selalu acuh. Aku jadi begitu membencinya. Di antara semua temanku, menurutku dia yang terlihat paling norak. Tapi dia selalu menyapaku dengan ramah. Entah kenapa aku malah merasa jijik melihatnya. Menurutku dia terlalu genit kepada para pelanggan yang datang. Aku benar-benar membencinya.

Sabtu, 03 Maret 2012

Nilai Kehidupan

Alkisah, ada seorang pemuda yang hidup sebatang kara. Pendidikan rendah, hidup dari bekerja sebagai buruh tani milik tuan tanah yang kaya raya. Walapun hidupnya sederhana tetapi sesungguhnya dia bisa melewati kesehariannya dengan baik.

Pada suatu ketika, si pemuda merasa jenuh dengan kehidupannya. Dia tidak mengerti, untuk apa sebenarnya hidup di dunia ini. Setiap hari bekerja di ladang orang demi sesuap nasi. Hanya sekadar melewati hari untuk menunggu kapan akan mati. Pemuda itu merasa hampa, putus asa, dan tidak memiliki arti.



Jumat, 02 Maret 2012

Belajar Dari Kesalahan

Bila Anda melakukan suatu tindakan, ada kemungkinan Anda akan membuat kesalahan. Jangan patah semangat dulu, karena ketahuilah bila Anda membuat kesalahan, itu adalah suatu hal yang hebat. Anda memiliki kesempatan untuk belajar sesuatu.

Akui kesalahan Anda, teliti dan pelajari secara mendalam mengapa Anda melakukan kesalahan tersebut. Berpikirlah untuk mencari jalan keluar bagi kesalahan Anda. Kesalahan adalah guru yang luar biasa. Dengan mengenal apa yang salah, Anda dibantu untuk menemukan apa yang benar.

Terkenal Karena Penjara

Banyak dari kita mengeluh ketika menghadapi masalah dan rintangan di dalam kehidupan. Padahal terlalu banyak bukti yang menunjukkan bahwa di balik setiap kejadian sulit yang kita hadapi, ada kebaikan Tuhan di baliknya yang akan kita ketahui sejalan dengan waktu. Sama seperti Yusuf yang harus melewati perbudakan dan penjara sebelum menjadi pemimpin di Mesir, Marco Polo juga harus dipenjara sehingga namanya dikenal orang di seluruh dunia sampai saat ini.

Kamis, 01 Maret 2012

Saya Anak Haram

"saya adalah anak haram", seorang wanita memperkenalkan diri dalam konferensi mahasiswa sebuah universitas terkenal di Amerika Serikat
"Ibu saya adalah seorang bisu tuli yang sangat miskin. Suatu hari ibu sy diperkosa oleh seorang pria, sehinggasy tidak pernah mengetahui siapa ayah saya. Kami hidup sangat miskin, shg dalam umur yg masih sgt mudah sy harus bekerja bersama dgn ibu sy sebagai buruh kasar dlm sebuah perkebunan kapas. Saya membenci keadaan sy. Oleh krn itu sy jg kecewa kpd Allah krn Dia tdk adil. Sy tdk dpt memahami mengapa sy hrs dilahirkan didunia ini sdgkan sy tdk berguna sama sekali.

Apakah Kehidupan Itu?

Berapa umur kita saat ini? 25 tahun, 35 tahun, 45 tahun atau bahkan 60 tahun... Berapa lama kita telah melalui kehidupan kita? Berapa lama lagi sisa waktu kita untuk menjalani kehidupan? Tidak ada seorang pun yang tahu kapan kita mengakhiri hidup ini.

Matahari terbit dan kokok ayam menandakan pagi telah tiba. Waktu untuk kita bersiap melakukan aktivitas, sebagai karyawan, sebagai pelajar, sebagai seorang profesional, dll. Kita memulai hari yang baru. Macetnya jalan membuat kita semakin tegang menjalani hidup.

Seberapa Lama Akar Itu Tertanam?

Pada suatu hari seorang tua yang bijaksana berjalan melalui hutan bersama seorang muda yang terkenal tidak bertanggung jawab dan kepala batu. Orang tua itu menghentikan langkahnya, lalu menunjuk sebuah pohon yang masih kecil. "Cabutlah pohon itu," katanya. Segara pemuda itu membungkuk, dan hanya dengan dua jari saja ia dengan mudah dapat mencabut pohon itu.